MANILA (KBK) – Korban tewas karena Topan Melor di Filipina terus meningkat, kini sudah 35 orang tewas yang teridentifikasi, sementara kerusakan sektor infrastruktur dan pertanian menyebabkan kerugian miliaran Peso, mata uang setempat.
Lembaga Manajemen Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) Filipina menyatakan, enam orang masih dinyatakan hilang, sementara 24 lainnya luka-luka.
Dari 2.070.000.000 peso (57,08 dolar AS) kerusakan, 1.836.000.000 peso (38,81 dolar AS) berasal dari pertanian.
Seperti dilaporkan Xinhua, Senin (21/12/2015), lebih dari 65.000 keluarga atau 290.000 orang mengungsi ke pusat-pusat evakuasi.




