PONOROGO – Sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) di kawasan rawan bencana longsor Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengungsi di rumah darurat.
Mereka mengungsi karena muncul retakan tanah di pekarangan dan lantai rumah mereka.
Keenam KK tersebut adalah keluarga Menan, Jimin, Paerah, Jemari, Wiji dan Katemi. Sejak beberapa hari lalu mereka menempati bilik-bilik rumah darurat yang sebelumnya digunakan mengungsi korban bencana longsor di desa tersebut April 2017 lalu.
Dihubungi terpisah, Kepala Desa Banaran Sarnu mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo.
“Saya hanya bisa melakukan koordinasi dengan BPBD, tidak tahu bagaimana nanti solusinya. Apakah bila tempat tinggal sudah dinyatakan aman, mereka dikembalikan lagi ke rumah masing-masing ataukah perlu dibuatkan rumah baru di tempat yang lebih aman, saya belum tahu,” kata Sarnu.





