Januari 2018, Curah Hujan di Pegunungan Jateng Tinggi

ilustrasi

CILACAP – Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo memperingatkan potensi hujan di wilayah pegunungan tengah Jawa Tengah pada bulan Januari masih tinggi.

Menurutnya, berdasarkan data prakiraan cuaca yang dikeluarkan Stasiun Klimatologi Semarang, curah hujan di wilayah pegunungan tengah Jateng pada bulan Januari diprakirakan lebih dari 500 milimeter atau sangat tinggi.

Ia mengatakan wilayah dengan curah hujan lebih dari 500 milimeter itu meliputi Kabupaten Brebes bagian timur-selatan, Banyumas bagian utara, sebagian besar Purbalingga, sebagian besar Banjarnegara, Tegal bagian selatan.

Kemudian Pemalang bagian selatan, sebagian besar Pekalongan, sebagian besar Batang, sebagian besar Wonosobo, sebagian besar Temanggung, beberapa daerah di Purworejo bagian utara, beberapa daerah di wilayah barat Magelang, serta Kota Semarang bagian selatan dan Kabupaten Semarang bagian utara.

Sementara untuk curah hujan di Kabupaten Brebes bagian selatan-barat, beberapa daerah di Cilacap barat-utara, Banyumas bagian tengah, sebagian wilayah tengah Purbalingga, sebagian wilayah barat Banjarnegara, sebagian wilayah barat-utara Kebumen, wilayah timur-utara Purworejo, sebagian wilayah Temanggung, dan sebagian wilayah Magelang diprakirakan berkisar 401–500 milimeter atau tinggi.

Wilayah di pesisir selatan Jateng seperti sebagian besar Cilacap, Kebumen, serta Purworejo diprakirakan berkisar 301–400 milimeter dan masih masuk kategori tinggi.

“Oleh karena itu, kami mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan longsor maupun banjir aga meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana tersebut saat turun hujan dengan intensitas lebat,” kata Teguh, pada Antara.

 

Advertisement