Prancis Tidak Izinkan Ribuan Migran Timur Tengah Masuk

Ilustrasi Pengungsi Suriah/ AFP

Paris-Dengan alasan teror beberapa pekan lalu di Paris, Prancis menolak ribuan migran yang memasuki wilayah perbatasanny.

Padahal saat ini ada sekitar 3500 migran dari Timur Tengah yang membutuhkan bantuan saat melewati perbatasan mereka, demikian dikutip BBC.com, Rabu (23/12).

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve mengatakan, para migran dilarang masuk ke Prancis karena menimbulkan risiko keamanan dan ketertiban umum.

Prancis mengatur kembali perbatasan nasionalnya, meskipun termasuk kawasan perjalanan bebas visa Schengen untuk Uni Eropa.

Cazeneuve mengatakan ada 10 rencana serangan yang telah digagalkan di Prancis dalam dua tahun terakhir dengan serangan terbaru pada minggu lalu, ketika dua orang pria berumur 20-an ditangkap di kota Orleans.

Namun, ia menambahkan bahwa rangkaian serangan kekerasan terburuk dalam sejarah di Prancis itu saat tragedi Paris tanggal 13 Nopember lalu.

Advertisement