TEL AVIV – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengulangi dukungan untuk AS yang berencana untuk memotong dana untuk badan pengungsi PBB UNRWA.
“Saya sepenuhnya setuju dengan kritik kuat Presiden Trump terhadap UNRWA,” kata Netanyahu pada pertemuan kabinet mingguannya pada hari Minggu (7/1/2018).
“UNRWA adalah organisasi yang mengabadikan masalah pengungsi Palestina,” katanya. “Ini juga melanggengkan narasi dari apa yang disebut hak kembali dengan tujuan untuk menghapus Negara Israel, dan karena itu UNRWA harus meninggal dunia.” tegasnya, dilansir Anadolu.
Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam untuk memotong bantuan kepada orang-orang Palestina, termasuk ke UNRWA, sebagai tanggapan atas amarah Palestina atas keputusannya bulan lalu untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Media Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa Netanyahu “mendukung pengurangan dana secara bertahap untuk UNRWA.”
Menurut situs UNRWA, AS adalah donor terbesar untuk agen tersebut karena setiap tahunnya menyediakan sekitar $ 370 juta dari total sekitar $ 874 juta dana yang diterima agen tersebut.
UNRWA menyediakan layanan kepada 5,3 juta pengungsi Palestina di wilayah Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah.
Pada akhir 2014, jumlah pengungsi Palestina mencapai 5,9 juta, menurut Biro Pusat Statistik Palestina (PCBS), dimana sekitar 5,3 juta terdaftar di antara daftar UNRWA.
Pengamat mengatakan bahwa pemotongan dana UNRWA dapat memicu ketegangan dengan Israel, karena badan tersebut merupakan salah satu saluran utama untuk memberikan bantuan ke Jalur Gaza.