Bayi Tiga Bulan di Solo Butuh Donor Hati

Ilustrasi

SOLO –  Seorang bayi berusia tiga bulan, Azril Fauzan Rashya, terjangkit  virus Cyto Megalo Virus (CMV) yang merusak fungsi hati sehingga membuat Azril sakit-sakitan.

Tampak sekilas dari fisiknya Azril seperti bayi pada umumnya. Sedikit orang yang tahu anak kedua pasangan Ambang Widiasto (34) dan Reni Cayawati (32)  ini menderita penyakit berbahaya yakni kolestasis intrahepatik.

Bayi asal Kampung Sekip RT 005 /RW 008, Kadipiro, Banjarsari, ini hanya memiliki berat badan 3,4 kg di usia 3 bulan. Agar dia bisa sehat kembali, Azril harus melakukan  transplantasi hati dan kini kedua orang tuanya mencari pendonor hati untuk mengobati anaknya.

“Kami berharap besar ada dermawan yang mau mendonorkan hatinya untuk anaknya [Azril]. Keluarga sampai sekarang masih mencari pendonor hati,” ujar ayah Azril, Ambang, Rabu (17/1/2018), dikutip Solopos.

Menurut Ambang, sang ayah, awalnya anaknya hanya sakit kuning saat usianya masih satu bulan. Sakit kuning tersebut tak kunjung hilang hingga keluarga menaruh curiga. Azril yang lahir normal dengan berat 2,8 kg dan panjang 49 sentimeter ini selalu menangis seperti merintih kesakitan.

Dia  membawa Azril ke RS PKU Muhammadiyah. Kemudian dirujuk ke RSUD [Rumah Sakit Umum Daerah] dr. Moewardi selama dua pekan.

Saat diperiksa dokter spesialis penyakit dalam ternyata Azril menderita penyakit kolestasis intrahepatik. Ia tidak menyangka Azril terkena penyakit berbahaya itu di usia yang baru tiga bulan.

“Istri saya selama hamil sampai melahirkan tidak ada gejala apa-apa. Baru setelah bayi berusia satu bulan mulai ada gejala sakit,” kata dia.

Ambang panik setelah dokter menyarankan transplantasi hati untuk bisa menyembuhkan anaknya. Transplantasi hati tersebut hanya bisa dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo (RSCM) Jakarta, dengan biaya operasi yang tidak sedikit yakni sekitar Rp1,2 miliar.

 

Advertisement