Banjarnegara Waspada Longsor dan Pergerakan Tanah

ilustrasi

BANJARNEGARA – Bencana longsor dan pergerakan tanah mengancam wilayah  Banjarnegara, Jawa Tengah, setelah adanya laporan kejadian tanah bergerak di Desa Metawana, Kecamatan Pagentan, Sabtu (27/1/2018).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman mengatakan  tingginya curah hujan di wilayah Banjarnegara bisa meningkatkan potensi bencana longsor dan tanah bergerak.

“Hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa hari ini diperkirakan menjadi penyebab pergerakan tanah di sekitar pemukiman warga Dusun Sumberan, Desa Metawana, Kecamatan Pagentan,” katanya.

Bencana tanah bergerak pada Sabtu lalu telah mengakibatkan sekitar delapan rumah mengalami kerusakan.

Terkait kejadian tersebut, tim BPBD Banjarnegara, tengah melakukan pendataan di lokasi bencana.

BPBD Banjarnegara, juga mengimbau warga yang terampak bencana untuk meningkatkan kewaspadaannya.

“Petugas BPBD memberikan imbauan kepada warga terdampak dan warga sekitar untuk lebih waspada dengan adanya pergerakan tanah dan curah hujan yang tinggi,” katanya, dikutip Antara, Kamis (1/2/2018).

Terlebih lagi, kata dia, BMKG memprakirakan tingginya curah hujan masih akan berlangsung hingga bulan Februari ini.

 

Advertisement