Peneliti Temukan ‘Setan Tasmania’ Sebabkan Tumor di Wajah

Setan Tasmania. foto: discovermagazine.com

WASHINGTON (KBK) – Peneliti Australia dan Inggris mengatakan Senin (28/12/2015), mereka telah mengidentifikasi kanker menular kedua di Tasmania, yang ditularkan oleh karnivora yang hanya ditemukan di alam liar di Negara Bagian Tasmania, Australia.

Peneliti melaporkan dalam jurnal Proceeding US National Academy of Science, bahwa kanker yang diberi julukan Setan Tasmania itu menyebabkan tumor di wajah.

Kanker dapat menyebar antara individu dengan berpindahnya sel kanker hidup, fenomena tersebut dianggap sangat langka yang terjadi di alam.

Setan Tasmania merupakan kanker menular, yang mempengaruhi wajah dan mulut dan tersebar antara hewan yang menggigit, pertama kali diamati sejak tahun 1996.

Dalam studi baru, tim yang dipimpin oleh peneliti dari Australia University of Tasmania dan Inggris, Universitas Cambridge melaporkan penemuan kanker menular Setan Tasmania, yang seukuran anjing kecil dengan reputasi keganasan mereka karena sering menggigit satu sama lain saat kawin dan interaksi makan.

“Kanker kedua menyebabkan tumor pada wajah yang lahiriah bisa dibedakan dari kanker sebelumnya,” kata penulis Ruth Pye dari Menzies Institute for Medical Research di University of Tasmania seperti diberitakan Xinhua, Selasa (29/12/2015).

Advertisement