AFRIN – Militer Turki menyatakan sebanyak 947 PKK / KCK / PYD-YPG dan teroris ISIS telah “dinetralisir” sejak peluncuran Operation Olive Branch di wilayah Afrin, Suriah.
Otoritas Turki sering menggunakan kata “dinetralisir” dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau tertangkap.
Dalam sebuah pernyataan Senin (5/2/2018), seperti dilansir Anadolu, Staf Umum Turki mengatakan 12 teroris telah dinetralisir dalam serangan udara semalam.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris PYD / PKK dan ISIS dari Afrin di Suriah barat laut.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah.
Pihak militer mengulangi bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan bahwa “perhatian sepenuhnya” diambil untuk menghindari penyalahgunaan warga sipil.
Namun pemerintah Afrin setempat menolak invasi Turki, dan pada Minggu (4/2/2018) ribuan warga turun demonstrasi tolak operasi Ankara di wilayah tersebut.





