SURIAH – Sebanyak 40.000 siswa di Suriah Utara tidak bisa bersekolah karena otoritas setempat di Afrin memerintahkan penutupan sekolah setelah serangan udara Turki yang tengah melakukan operasi pembersihan teroris kurdi dan ISIS.
“Kami dengan sangat menyesal telah memutuskan untuk menghentikan semester kedua tahun ajaran karena serangan terhadap Afrin,” kata Salaw Hamosharo, juru bicara Komisi Pendidikan Afrin, kepada VOA.
“Lebih dari 300 sekolah dasar, menengah, dan tinggi telah ditutup,” tambahnya.
Namun Militer Turki membantah telah menyerang sasaran sipil dan menyebut tuduhan Kurdi itu “kampanye disinformasi” untuk memfitnah intervensi lintas batas yang dilakukan Turki.
Militer mengatakan serangan tersebut, dengan nama Operation Olive Branch, ditujukan pada militan Kurdi “untuk melindungi orang-orang yang bersahabat dan bersaudara di daerah tersebut dari penindasan kelompok teroris.”





