Kemensos Dirikan Kampung Siaga Bencana dan Tagana di Asmat

PAPUA – Kementerian Sosial (Kemensos) membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di enam kampung yang ada di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Margowiyono mengatakan hal tersebut sejalan dengan rencana tindak lanjut dan kebijakan Menteri Sosial Idrus Marham terkait penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang terjadi di Asmat.

Pihaknya  juga melakukan perekrutan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai upaya peningkatan kapasitas dalam kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Menurut dia, anggota Tagana ini berjumlah 30 orang. Selama tiga hari ke depan, mereka dilatih dasar-dasar penanggulangan bencana. Mereka akan mendapatkan materi tentang keahlian penanggulangan bencana bidang perlindungan sosial seperti manajemen pengungsi, logistik, dan dukungan psikososial.

“Dengan adanya tenaga terlatih dari unsur masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi bantuan sosial secara efektif,” jelasnya. Sementara itu, Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Tetrie Darwis yang berada di Kabupaten Asmat menyampaikan bahwa pelatihan dilakukan untuk pengembangan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Kabupaten Asmat merupakan daerah rawan bencana, sebelumnya terjadi KLB campak dan gizi buruk. “Dengan hadirnya Tagana ini diharapkan bisa membantu persoalan yang dihadapi dengan cara berjejaring dengan penggiat kemanusiaan lainnya, dengan harapan dapat memberikan respons cepat jika terjadi bencana,” ujar Tetrie, dikutip Sindo.

Rencananya, Wakil Bupati Asmat Thomas E Safanpo akan mengukuhkan Tagana Muda pada Jumat (9/2/2018), sekaligus menutup acara pelatihan.

Advertisement