SURIAH – Militer Turki dan Free Syria Army (FSA) pada hari Kamis (15/2/2018) berhasil membebaskan enam desa lagi di Suriah barat laut dari kendali teroris PYD / PKK.
Menurut koresponden Agency Anadolu di lapangan, desa Kharab Summak di kota Rajo sekarang bebas dari semua teroris.
Sebelumnya, desa Diwan Al Fawqani, Karri, Sharbanli dan Shadia, terletak di sebelah barat laut kota Rajo juga dibebaskan dari teroris PYD / PKK selama berlangsungnya Operasi Turki di sana.
Selain itu, desa Durakli, yang terletak di kota Bulbul di Afrin utara, juga dibebaskan Kamis pagi saat beroperasi.
Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk memindahkan PYD / PKK dan teroris ISIS dari Afrin.
Sejak awal operasi, 62 area strategis yang berbeda telah ditangkap dari cengkeraman teroris. Mereka termasuk sebuah pusat kota, 41 desa, tiga daerah pedesaan dan 17 gunung atau bukit strategis.
Menurut Staf Umum Turki, Operation Olive Branch bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.
Militer juga mengatakan bahwa hanya target teroris yang dihancurkan dan “perhatian sepenuhnya” diambil untuk menghindari penyalahgunaan warga sipil.
Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD / PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad di Suriah meninggalkan kota ke kelompok teror tanpa perlawanan.





