KUPANG – Meluapnya Sungai Benanain di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah yang berbatasan dengan Negara Timor Leste telah merendam 2.000 rumah penduduk pada 12 desa di wilayah itu.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malaka Gabriel Seran mengatakan ddesa-desa yang terendam air dari luapan Sungai Benanain ini tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Malaka
“Sungai Benanain kembali meluap pada Rabu (28/2) malam. Banjir merembes dari bibir sungai Benanain tepatnya di Desa Naimana, sehingga menggenangi 2.000 rumah warga di 12 desa tersebut,” katanya saat dikonfirmasi Antara, Jumat (2/3/2018).
Desa-desa yang terendam banjir itu adalah dua desa di Kecamatan Malaka Barat yakni Desa Moaulun dan Mota Ain, empat desa di Kecamatan Wailiman yakni Desa Forekmodok, Lumudur, Waderok dan Nasleon.
Desa lain yang turut terenda akibar luapan banjir setinggi dua meter itu adalah Naimana, Sailuka dan Lawalu di Kecamatan Malaka Tengah.
Gabrien Seran menjelaskan selain itu Desa Halibasar di Kecamatan Waiwuk dan Desa Waikfauk di Kecamatan Sastia Mean, dan Desa Fatoin di Kecamatan Iokfen.
Dia menambahkan, semua warga yang rumah mereka terendam banjir tetap menolak untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Khusus terhadap enam kepala keluarga (KK) di Kecamatan Mota Ain yang rumahnya rusak berat, dia mengatakan, mereka memilih pindah ke rumah keluarga.





