Lalu Lintas di Banjaran-Pangalengan-Soreang Lumpuh Akibat Banjir

Ilustrasi Banjir di Baleendah Bandung/ Antara

BANDUNG – Banjir terus merendam sejumlah wilayah Kabupaten Bandung, dan pada Senin (5/3/2018) pagi ruas Jalan Raya Banjaran-Pangalengan-Soreang di kawasan Kamasan, Kecamatan Banjaran,lumpuh.

Air yang belum surut hingga Senin pagi membuat lalu lintas di jalur yang menghubungkan tiga kecamatan (Pangalengan-Banjaran-Soreang) lumpuh tak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat atau lebih.

Banjir terjadi akibat luapan air dari Sungai Cisangkuy yang merupakan salah satu anak Sungai Citarum.

“Debit air di Sungai Cisangkuy meluap dengan cepat. Mungkin juga karena di daerah Pangalengan (hulu Sungai Cisangkuy) dan sekitarnya, hujan deras juga. Jadinya, debit air di Sungai Cisangkuy langsung tinggi,” ungkap Rahmat, salah seorang warga.

Rahmat menambahkan, masih banyak warga di Kampung Kamasan yang terjebak banjir. Mereka, lanjut dia, memerlukan evakuasi karena tidak sedikit yang sudah berusia lanjut. Dia bersama para pengurus warga setempat, terus berupaya melakukan evakuasi dengan menggunakan peralatan seadanya.

Sementara itu, petugas lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Anggi Gunawan mengatakan, beberapa personel BPBD Kabupaten Bandung bersama relawan lainnya melakukan upaya evakuasi warga terdampak banjir.

“Kami terus melakukan assesment di lapangan dan upaya evakuasi warga terdampak banjir. Beberapa personel BPBD bersama tim relawan lainnya, saat ini sedang melakukan upaya evakuasi warga terdampak banjir di Kamasan ini,” ungkap Anggi pada PR.

Advertisement