PVMBG Teliti Potensi Tsunami di Gunung Kidul

Ilustrasi pemancar sirine tsunami/ Fokusjabar

YOGYAKARTA – Tim dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meneliti potensi tsunami di sepanjang pantai selatan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Tim Penyelidikan Endapan Tsunami Imun Maemunah mengatakan penelitian ini sejak Rabu (7/3/2018) hingga Selasa (13/3/2018) di kawasan pantai selatan Gunung Kidul.

Penggalian dan penelitian dilakukan di sejumlah pantai seperti di Pantai Ngrawe, Watukodok, Krakal, Kukup, Baron, Slili dan Sepanjang.

Tim peneliti menemukan unsur organik pasir halus yang diduga merupakan bekas terjadinya tsunami pada sekitar 640 tahun yang lalu. Pasir halus yang sudah bercampur dengan tanah liat tersebut merupakan potensi sisa-sisa pasir pantai yang terbawa arus tsunami pada masa lampau, berusia sekitar 640 tahun lalu.

Keterbatasan peralatan membuat tim nya  akan melakukan proses penelitian terhadap unsur organik lebih lanjut di Australia.

Imun mengatakan hasil peneliatian akan direkomendasikan kepada pemkab sebagai rujukan dalam kebijakan mitigasi pemerintah dalam menghadapi bencana tsunami yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Nanti hasilnya juga akan dikirim ke kita untuk melakukan metigasi untuk penanganan bencana kedepan,” katanya, dilansir Antara.

Advertisement