JAKARTA – Meski gempa yang menggoyang Banjarnegara “hanya” 4,4 skala ritcher (SR) namun mengapa banyak rumah mengalami rusak parah dan ribuan orang mengungsi?
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Pos Pengamatan Banjarnegara, Setyo Aji, seperti diansir Liputan6 (19/4) menerangkan, dampak gempa dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain kekuatan dan jarak antara pusat gempa dengan wilayah berpenduduk.
Jarak pusat gempa sekitar 30 kilometer sebelah utara kota, atau berdekatan dengan daerah utara Kabupaten Banjarnegara, seperti Kecamatan Kalibening. Semakin dekat dengan pusat gempa, guncangan akan semakin terasa.
Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, merupakan daerah wilayah yang paling terdampak dalam peta guncangan gempa 4,4 SR ini. Di wilayah itu, tiga desa terdampak paling parah, yakni Desa Kasinoman, Kertosari, dan Lorengan.





