11 Migran Afrika Ditemukan Tewas di Pantai Libya, 263 Lainnya Diselamatkan

Ilustrasi Migran Afrika diselamatkan di Pantai Libya/ AFP

LIBYA – Sebanyak 11 migran tewas di laut dan 263 lainnya diselamatkan pada hari Minggu (22/4/2018) dalam dua operasi terpisah di lepas pantai Libya.

“Dalam operasi pertama patroli penjaga pantai dapat menyelamatkan 83 migran ilegal dan mendapat 11 jenazah di sebuah perahu karet lima mil laut timur laut Sabratha”, kata jurubicara angkatan laut Jenderal Ayoub Kacem kepada AFP.

Sabratha berjarak sekitar 70 kilometer di sebelah barat Tripoli.

“Ke-11 migran yang mati tenggelam ketika sampan terbalik tetapi ditemukan oleh orang-orang yang selamat dan naik ke kapal,” kata Mohamad Erhouma, seorang anggota dari kota penjaga pantai Zawiyah di dekatnya.

Operasi penyelamatan kedua terjadi di lepas pantai Zliten di timur negara itu, tempat 180 migran diselamatkan dari dua kapal.

Dia menambahkan, para migran, dari berbagai bangsa Afrika, berada di atas dua perahu karet ketika mereka dicegat dan kemudian dibawa kembali ke pelabuhan Tripoli.

Sejak  2011 dan pembunuhan diktator lama Moamer Kadhafi, Libya telah menjadi landasan peluncuran utama bagi para migran yang membuat tawaran putus asa untuk mencapai Eropa, sering pada kapal yang tidak layak.

Tahun lalu saja, 3.116 orang tewas ketika mencoba menyeberang, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), termasuk 2.833 dari Libya.

Negara yang dilanda konflik secara teratur dipilih untuk eksploitasi dan perlakuan buruk terhadap para migran dari sub-Sahara Afrika.

Advertisement