AFRIKA – Kemarau panjang tanah di wilayah Sahel, Afrika Barat menjadi tidak subur dan membuat lima juta penduduknya terancam kelaparan.
Laporan PBB mengatakan enam wilayah di Sahel, daerah di bawah Gurun Sahara mengalami kekeringan panjang.
Meski belum sampai di puncak krisis, namun PBB menyarankan pasokan makanan lebih awal untuk menghindari kematian akibat malnutrisi.
Badan anak-anak PBB (UNICEF) memperkirakan puncak krisis akan terjadi Juni dan Juli mendatang.
Direktur Regional UNICEF Marie-Pierre Poirier di Dakar, Senegal mengatakan, “Menghindari krisis terjadi, lembaga dan mitra kita menyerukan aksi bantuan makanan. Kita harus bertindak sekarang dan segera,” ungkapnya, dilansir AFP, Jumat (4/5/2018).
Selain Sahel, wilayah lainnya yang paling berisiko kelaparan adalah Mali, Niger, Burkina Faso, Chad, Mauritania Selatan dan Senegal Utara.





