CIANJUR – Setelah sempat tertutup material longsor dalam beberapa hari terakhir, akses jalan menuju Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Cianjur, sudah bisa dilintasi kembali.
Longsor yang terjadi diduga akibat tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir menguyur sebagian besar wilayah Cianjur, hingga mengancam tiga rumah milik warga di Kampung Neglasari, Desa Karyamukti, Campaka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Doddy Permadi melalui Sekretaris Sugeng Supriyatno di Cianjur, mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Akses jalan menuju situs Gunung Padang yang sempat tertutup, saat ini sudah dapat dilalui secara normal dari dua arah. Longsor terjadi ketika hujan turun deras sejak siang hingga sore menjelang,” katanya, dilansir Antara, Selasa (22/5/2018).
Bersama warga dibantu TNI/Polri, tambah dia, pihaknya secara gotong-royong menyingkirkan material longsor dengan alat seadanya sambil menunggu alat berat dari dinas terkait.
“Warga yang rumahnya terancam memilih untuk tetap tinggal dengan alasan sedang berpuasa takut merepotkan tetangga. Kami hanya bisa mengimbau mereka untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika hujan turun deras,” katanya
Untuk mengantisipasi dan menekan jatuhnya korban jiwa dan materi yang cukup besar, pihaknya telah melakukan berbagai upaya seperti program desa tangguh bencana meskipun programnya belum berjalan maksimal.




