JAKARTA (KBK) – Gempa bumi yang berkekuatan 5,4 SR terjadi pada Ahad pagi (17/1), pukul 06.22 WIB dengan titik gempa 66 km tenggara Kabupaten Buru Selatan, Maluku, seperti yang dirilis BMKG sebelumnya, telah menimbulkan kerusakan dan korban luka-luka.
Seperti dilaporkan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kejadian ini berdampak di Desa Masawoy dan Desa Ulima, Kecamatan Ambalau, Buru Selatan. Data sementara di Desa Masawoy terjadi kerusakan sebanyak 50 bangunan rumah, dan 2 orang menderita luka-luka, sedangkan di Desa Ulima dilaporkan sebanyak 70 bangunan rumah mengalami kerusakan dan 6 orang menderita luka-luka.
“Pusat gempa dengan kedalaman 10 km ini terasa kuat selama 2 detik di Kabupaten Buru Selatan hingga Kabupaten Buru,” kata Sutopo.
Menurut Sutopo, kebutuhan mendesak obat-obatan dan makanan siap saji karena masyarakat saat ini sementara mengungsi. Distribusi logistik dan obat-obatan dari BPBD Maluku ke BPBD Buru Selatan terkendala cuaca untuk transportasi ke Namrole dan Wamsawi.
“Tim BPBD Kabupaten Pulau Buru Selatan masih melakukan pendataan. Kondisi medan berat dan akses sulit dijangkau menyebabkan kendala dalam penanganan,” pungkasnya.





