Warga Mojokerto Dibuat Resah oleh Teror Ular Sanca

Ilustrasi/ Youtube

MOJOKERTO – Warga  Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto resah dengan keberadaan ular Sanca Kembang yang berkeliaran di sebuah lahan kosong saluran irigasi tidak jauh dari permukiman warga.

Dalam kurun waktu enam bulan warga telah menangkap delapan ekor ular Sanca Kembang berukuran 2-4 meter yang lokasinya tidak jauh dari tempat penangkapan ular tersebut. Keberadaan ular-ular tersebut cukup meresahkan warga lantaran seringkali memangsa hewan ternak.

Kepala Dusun Unengan, Sudarsono mengatakan, warga sempat melihat seokor ular Sanca Kembang panjangnya lebih dari lima meter memangsa kambing milik warga. “Itu dilihat warga setempat sekitar empat bulan lalu. Ukuran besar yang seukuran paha orang dewasa,” ungkapnya.

Keberadaan ular Sanca Kembang tersebut diduga berasal dari hutan di area Gunung Penanggungan yang terbawa arus sungai hingga ke kawasan desanya. Daerah yang lembab diduga menjadi sarang ular-ular tersebut.

Sementara Kepala Resort Konservasi Wilayah Mojokerto-Sidoarjo BBKSDA Jatim, Abdul Khalim mengatakan pihaknya belum menerima laporan tentang ular tersebut dari warga.

Menurutnya ular jenis Sanca Kembang tergolong hewan yang bisa jadi berbahaya dan tidak bagi manusia. “Ular Sanca Kembang ini mirip seperti ular Piton, tidak berbisa tapi bisa berbahaya,” ungkapnya, dilansir beritajatim, Selasa (16/7/2018).

Masih kata Khalim, ular Sanca Kembang mampu melilit mangsanya. Jika ular-ular tersebut berukuran besar, tegas Khalim, bisa saja dapat membahayakan manusia jika berada di sarangnya. Ular Sanca Kembang yang berhasil ditangkap warga tersebut tergolong hewan yang tidak dilindungi.

 

Advertisement