AFGHANISTAN – Pejabat dan media Afghanistan setempat mengatakan serangan udara AS pada Kamis (19/7/2018) menewaskan 13 anggota keluarga di sebuah provinsi yang berbatasan dengan Uzbekistan.
Militer nasional mengatakan mereka yang tewas dalam serangan itu adalah pejuang Taliban.
Mohammad Nusrat, anggota dewan provinsi Kunduz, mengatakan kepada Anadolu Agency serangan udara di distrik Chahar Dara menewaskan 13 anggota keluarga dan melukai enam lainnya. Zalmay Farooqi, gubernur distrik, mengklaim bahwa 22 orang termasuk gerilyawan Taliban dan warga sipil tewas dalam serangan tersebut.
Tetapi radio Salam Afghanistan setempat mengutip Saifuddin Aziz, komandan Tentara Nasional Afghanistan, mengatakan bahwa pasukan Afghanistan dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap para pemberontak di distrik itu, dan mereka yang tewas adalah pejuang Taliban.
Pada bulan Mei, dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani secara terbuka meminta maaf atas serangan udara mematikan serupa di provinsi itu.
Menurut Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA), serangan 2 April di Kunduz menewaskan sedikitnya 36 orang dan mencederai 71 orang.