MALANG – Wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik sebanyak lima kali pada Kamis (19/7/2018) malam.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates, Kabupaten Malang, Musripan mengatakan, hasil analisis menunjukkan informasi awal gempa bumi berkekuatan 5,8 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,5 Skala Richter (SR). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,8 LS dan 112,72 BT.
Menurut Musripan, gempa bumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi ini dibangkitkan dengan mekanisme pergerakan sumber jenis sesar naik (thrust fault).
Selain itu, ia menambahkan, guncangan gempa dirasakan di daerah Blitar, Malang II SIG-BMKG (III MMI), Sawahan, Kediri, Pandaan, Denpasar I SIG-BMKG (I-II MMI).





