SOLOK – Gempa berkekuatan 5,4 SR yang mengguncang Solok, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7/2018) sore telah menewaskan satu orang dan 23 rumah rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, menyebutkan enam rumah mengalami rusak berat dan 17 lainnya rusak ringan.
Sekretaris BPBD Solok, Edwar, menyebutkan kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kecamatan Danau Kembar dan Kecamatan Gunung Talang. BPBD, lanjut Edwar, terus melakukan pendataan untuk mendapatkan angka pasti jumlah rumah rusak dan korban akibat gempa.
Sementara untuk korban jiwa, saat ini tercatat ada satu orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan, yakni Bustami Buyuang (63 tahun), warga Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Sementara di Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, terdapat dua unit rumah rusak.
Dilansir Republika, BPBD Kabupaten Solok juga mencatat ada dua warga dari kedua rumah di Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek yang menderita luka ringan. Kedua korban, Bobi (7 tahun) dan Diah (16 tahun), dilaporkan tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa.





