TEL AVIV – Menteri pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, telah memperingatkan bahwa penggunaan terus menerus layang-layang dan balon pembakar oleh aktivis Palestina di Jalur Gaza akan “memaksa” Israel melancarkan serangan militer besar-besaran lainnya terhadap wilayah pesisir yang dikuasai Hamas.
“Hamas memaksa kami ke dalam situasi di mana kami tidak memiliki pilihan selain untuk memulai operasi militer besar dan menyakitkan,” kata Lieberman seperti dikutip oleh harian berbahasa Ibrani Israel Yedioth Ahronoth.
“Setiap orang yang berakal sehat yang melihat lahan pertanian yang telah hangus [oleh layang-layang dan balon pembakar] memahami sifat tak tertahankan dari situasi,” katanya, dikutip Anadolu.
Dalam beberapa pekan terakhir, aktivis Palestina di Gaza telah terbang mengibarkan layang-layang dan balon di atas wilayah Israel sebagai bagian dari aksi unjuk rasa populer di sepanjang zona penyangga.
Menurut para pejabat Israel, senjata udara yang diimprovisasi telah menyebabkan sejumlah kebakaran di dalam Israel, menyebabkan kerusakan material yang signifikan tetapi tidak mengakibatkan kematian atau cedera.
Sementara pada Sabtu (21/7/2018) Hamas sendiri mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan Israel yang memungkinkan ketenangan akan terjadi di Gaza, setelah empat warga Palestina tewas dalam serangan besar-besaran yang dilakukan Israel. Namun dari pihak Israel belum berkomentar atas hal tersebut.




