Korban Gelombang Pasang di Sukabumi Harapkan Bantuan

Ilustrasi Gazebo rusak diterjang gelombang pasang/ Jatengpos

SUKABUMI – Gelombang pasang yang menyebabkan banyak kerusakan telah membuat Kabupaten Sukabumi mengalami kerugian materiil cukup besar hingga Rp600 juta.

Gelombang  banyak bangunan yang rusak mulai dari warung, tanggul penahan ombak hingga perahu nelayan.

Kerusakan yang paling parah terjadi di Pantai Karanghawu Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

“Kerugian akibat rusaknya puluhan unit warung mencapai sekitar Rp 600 juta,” jelas salah seorang pengelola kios di Pantai Karanghawu, Jajat Sudrajat (65 tahun) kepada Republika, Jumat (27/7/2018).

Gelombang tinggi ini menyebabkan sebanyak 28 kios atau warung di Pantai Karanghawu hancur. Bahkan sebagian besar warung yang terbuat dari bambu dan barang dagangan di dalamnya terbawa hanyut oleh ombak laut.

Selain itu sarana parkiran kendaraan roda dua juga ikut rusak. Besaran kerugian sekitar Rp 600 juta tersebut belum termasuk dengan rusaknya tanggul penahan ombak yang dibuat warga sepanjang 200 meter.

Jajat menuturkan, para pemilik warung berharap adanya bantuan dari Pemkab Sukabumi. Sebabnya, saat ini puluhan warga yang sebelumnya berjualan kini terpaksa tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Padahal mereka membutuhkan penghasilan dari berjualan di pinggir pantai.

Advertisement