LOMBOK – Pasca-gempa yang telah merusak ribuan rumah, warga Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ingin dibuatkan rumah kayu agar tidak menjadi korban gempa bumi lagi.
Suri, warga Desa Santong, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, mengatakan dirinya takut jika seperti program kementerian, Rumah Tidak Layak Huni itu kita taku. “Itu kan bangunan batu bata, yang ada di Bayan saja ambruk, baiknya rumah kayu saja,” katanya.
Bahkan rumah yang terbuat dari struktur batu bata itu tiang bangunannya ada yang menggunakan bambu. “Jadi bagaimana tidak ambruk, tiang bangunannya dari bambu,” ujarnya.
Sementara untuk upaya rekonstruksi pascagempa di Lombok, pemerintah menjanjikan akan memberi bantuan pembangunan rumah yang tahan gempa kepada masyarakat NTB yang terkena dampak gempa bumi.
“Ini bantuan, saya sudah bicara dengan pemkab yang menerima bantuan. Yang ingin bangun lagi, harus ikut konstruksi tahan gempa yang akan dipansu PUPR,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai rapat terbatas mengenai Penanganan Bencana Alam NTB di Kantor Presiden, Jakarta, dilaporkan Antara.





