WASHINGTIN – Legislator negara bagian Minnesota, Ilhan Omar (35) telah selangkah lebih dekat untuk membuat sejarah sebagai pengungsi pertama dari benua Afrika, dan Muslimah Amerika kedua yang terpilih untuk Kongres AS.
Dia akan menggantikan Keith Ellison, Muslim Amerika pertama di Kongres, yang saat ini mewakili distrik liberal Minneapolis yang berpihak pada Demokrat.
VOA melansdir, mereka yang mendukung Omar berharap dia akan mempengaruhi perdebatan tentang imigrasi dan kebijakan luar negeri AS.
Kemenangan bersejarah Ilhan Omar dalam pemilihan pendahuluan untuk mewakili Distrik 5 Minnesota di Kongres AS dibangun berdasarkan pesan sederhana.
“Saya seorang milenial dengan utang biaya kuliah. Saya seorang pengungsi … dan seorang penyewa rumah,” ungkap Ilhan.
Ilhan Omar memahami pemilih liberal yang lebih muda yang merupakan bagian besar dari orang yang akan diwakilinya di kongres. Itu adalah pesan yang berhasil pada 2018 dan dua tahun lalu ketika dia memenangkan pemilihan pertamanya untuk badan legislatif (DPR) negara bagian.
Ilhan Omar, yang saat ini menjabat sebagai asisten pemimpin Minoritas Partai Demokrat di DPR Minnesota, menentang pemisahan keluarga di perbatasan dan mengecam kebijakan pemerintahan Trump yang disebut “Muslim Ban”.
Khalid Mohamed, penduduk Minnesota keturunan Somalia, berharap pengalaman pribadi Omar nantinya akan mempengaruhi perdebatan di Kongres mengenai kebijakan imigrasi AS.
“Dia telah mengalami perjuangan sebagai pengungsi, dan proses pemeriksaannya, dan sesuatu yang belum dipahami Donald Trump dengan baik,” ujar Khalid.
Ilhan Omar kemungkinan besar akan menang pada pemilihan umum bulan November mengingat distrik yang ingin dia wakili sangat mendukung kandidat Demokrat.





