WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibayangi upaya pemakzulan karena kuasa hukum Trump sejak lama, Michael Cohen, mengaku kepada hakim di pengadilan distrik New York telah membayarkan uang tutup mulut kepada seorang aktris film dewasa dan seorang model majalah Playboy “atas arahan” Trump dengan tujuan “memengaruhi pemilihan umum.”
Cohen tidak menyebutkan nama kedua wanita tersebut, juga tidak secara langsung menyebutkan nama Trump, namun berkata dia bekerja “dengan koordinasi dan arahan dari salah satu kandidat untuk kantor federal.”
Garis waktu kejadian ini, meski begitu, cocok dengan kampanye presiden yang dilakukan Trump pada 2016 dan pembayaran untuk bintang film dewasa Stormy Daniels dan playmate Playboy Karen McDougal yang pernah mengaku melakukan perselingkuhan dengan Trump.
Sejauh ini Presiden menyangkal pernah berhubungan dengan kedua wanita itu, juga menyangkal mengetahui adanya pembayaran uang tutup mulut.
Namun testimoni Cohen, ditambah vonis bersalah yang diterima oleh mantan ketua kampanye Trump atas delapan dakwaan finansial pada Selasa, telah meningkatkan kemungkinan Partai Demokrat menyingkirkan Presiden bila mereka berhasil mengambil alih suara mayoritas Dewan — di mana proses pemakzulan harus dimulai.
Pemakzulan akan dilakukan Partai Demokrat, jika mengalami kemenangan dalam Pemilu tengah masa jabatan, November 2018 nanti.
Dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (24/8/2018) apabila pemakzulan ini disetujui oleh suara mayoritas di Dewan, maka proses ini akan berlajut ke Senat, di mana setidaknya dua per tiga senator harus menyatakan presiden bersalah untuk bisa dilengserkan.





