TEPI BARAT (KBK) – Pemerintah Israel kembali menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di wilayah E1 Tepi Barat.
Setidaknya 17 warga Palestina di antaranya anak-anak jadi terlantar karena rumah mereka rata dengan tanah.
Pasukan Israel secara paksa mengevakuasi warga setempat, buldoser meratakan empat rumah di Jabal al-Baba, di pinggiran Yerusalem Timur, Kamis, (21/1/2016).
“Pasukan Israel muncul pukul empat pagi subuh, kemudian meratakan rumah mereka,” ujar Daoud al-Jahalin, juru bicara dari suku Badui Jahalin di Desa Abu Nuwar, kepada Al Jazeera.
“Tidak ada wartawan di sana untuk menyaksikannya sehingga mereka melakukan itu semua dengan paksa, menodongkan senjata, dan memukul banyak orang-orang muda,” ujar jubir tersebut.
Jabal al-Baba dan Abu Nuwar memiliki 20 desa yang dihuni Badui Palestina – yang dikenal sebagai masyarakat Jahalin – di daerah E1 dari Tepi Barat pusat.
Diperkirakan 300 orang tinggal di Jabal al-Baba, sementara 700 lainnya tinggal di sebelah di Abu Nuwwar.
Israel bermaksud untuk menghancurkan komunitas mereka dan membangun pemukiman Yahudi di tempat mereka, secara efektif membedah Tepi Barat menjadi dua bagian terpisah dan menghilangkan possiblity harmoni wilayah Palestina yang potensial.





