Kekeringan di Indonesia: 4,87 Juta Jiwa di Ribuan Desa Terdampak

Ilustrasi Bantuan Air Bersih untuk warga Sragen. Foto:KRJogja

JAKARTA – Data yang dihimpun Posko BNPB menyebutkan kekeringan melanda 11 provinsi di Indonesia, dan tersebar di  111 kabupaten/kota, 888 kecamatan, dan 4.053 desa.

Sementara jumlah penduduk yang terdampak sebanyak 4,87 juta jiwa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran tertulisnya  Kamis (6/9/2018) menyebutkan, sebagian besar kekeringan melanda wilayah Jawa dan Nusa Tenggara. Beberapa daerah yang mengalami kekeringan cukup luas adalah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Lampung.

“Pendataan kekeringan di wilayah Bali masih dilakukan. Namun berdasarkan laporan BPBD, kekeringan tidak terlalu berdampak luas di Bali pada tahun ini,” ujarnya.

Dari data yang ada, masyarakant yang terdampak paling banyak di Provinsi NTB, yakni sebanyak 1.23 juta jiwa penduduk yang tersebar di 9 kabupaten/kota, 74 kecamatan, dan 346 desa.

“Adanya bencana gempabumi yang beruntun dan merusak di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa telah menyebabkan dampak kekeringan lebih meningkat. Jaringan pipa air bersih rusak sehingga menyebabkan pasokan air bersih berkurang. Masyarakat yang berada di pengungsian jauh dari sumber air yang sebelum terjadi gempa dipenuhi kebutuhan airnya dari PDAM, air sumur, jaringan distribusi air bersih dan lainnya,” paparnya.

Advertisement