Houthi Tidak Datang dalam Perundingan, Yaman Minta PBB Lebih Tegas

Ilustrasi/ AA

JENEWA – Menteri Luar Negeri Yaman menuduh milisi Houthi pada  Sabtu (8/9/2018) mencoba menyabotase perundingan yang berakhir tanpa kehadiran mereka di Jenewa.

Dilansir Reuters, dia juga mengatakan bahwa utusan PBB belum cukup tegas dengan mereka.

Diketahui milisi Houthi Yaman gagal menghadiri pembicaraan damai, tetapi Utusan Khusus PBB Martin Griffiths mengatakan sebelumnya bahwa ketidakhadirannya tidak menghambat proses perdamaian dan bahwa ia akan segera bertemu dengan perwakilan mereka di Sanaa dan di Muscat, Oman.

“Kami ingin PBB menjadi lebih kuat dalam membawa pihak lain ke perundingan”, ungkap Menteri Luar Negeri Yaman Khaled al-Yamani mengatakan pada konferensi pers sebelum meninggalkan kota Swiss, setelah tiga hari pembicaraan dengan Griffiths mengenai langkah-langkah membangun kepercayaan termasuk pembebasan tahanan.

Advertisement