Awas, Banyak Narkoba Baru!

BNN mengingatkan, ditemukan banyak narkoba jenis baru. Sampai Juli saja tercatat 94 jenis beredar di Indonesia, belum semua diuji lab oleh BNN.

BADAN Narkoba Nasional (BNN) mengingatkan, berbagai narkoba jenis baru dengan kemasan berbeda namun lebih kuat efeknya bermunculan di pasar Indonesia.

Hingga Juli lalu, BNN mencatat 94 narkoba jenis baru yang masuk dan beredar di pasar Indonesia, namun belum semuanya diuji laboratorium oleh BNN.

Deputi Pemberantasan BNN Komjen Arman Depari baru-baru ini menyebutkan, blue ice dan ekstasi berbahan pentylone dan caffeine merupakan narkotika jenis baru yang ditemukan di Indonesia.

Blue ice yang bentuknya mirip bongkahan seperti gula batu tersebut mengandung hampir seratus persen metylamphetamine atau bahan bakar shabu. Shabu tersebut berkualitas istimewa karena proses pembuatannya lebih lama ketimbang sabu biasa.

Penangkapan mantan anggota DPRD Kab. Langkat, Sumatera Utara berinisial I baru-baru ini menunjukkan masih adanya oknum anggota DPRD yan merangkap sebagai bandar narkoba dengan barang bukti cukup besar yakni 105 Kg shabu dan 35.000 butir ekstasi.

Ekstasi terbuat dari pentylone dan caffeine diyakini jauh lebih kuat efeknya ketimbang ekstasi terbuat dari MDMA (metilene dioksimetamfetamin) yang berwarna biru muda dan berlogo mahkota.

Arman menduga, narkoba jenis baru itu berasal dari satu sindikat di negara jiran, Malaysia yang diselundupkan melalui Selat Malaka, namun tidak diketahui apakah diproduksi di negara itu atau sekedar transit.

Saat ini, lanjut Arman, pihaknya sedang menelusuri asal-muasal barang bukti. “Jika sudah dipastikan asal barangnya, akan dapat diketahui sumbernya. Jika sumbernya sama, pasti sindikatnya juga sama, “ ujarnya.

Sementara menurut Peneliti dan Dosen Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unka Atmajaya Eko Prasetyanto, pengggunaan narkotika sintetik saat ini makin marak sehingga varian baru yang diproduksi dari laboratorium ilegal akan terus bermunculan.

Sabu blue ice dan ekstasi dari bahan pentylone dan caffeine merupakan contoh narkotika jenis baru, meski pentylone sudah dikembangkan sejak 1960-an. Ekstasi kebanyakan berasal dari daratan Eropa seperti Belgia, Belanda atau Perancis yang cukup banyak tersedia bahan bakunya.Tinggal diracik dengan menelusuri literatur dari internet.

Kehadiran narkoba sebagai pencabut nyawa sudah pada tingkat yang mencemaskan mengingat diperkirakan ada 3,5 juta pengguna barang haram itu, satu juta diantaranya dikategorikan sebagai pecandu, dan sekitar 12.000 meregang nyawa setiap tahunnya.

Penyalahgunaan narkoba sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) harus dilawan bersama-sama oleh segenap elemen bangsa. Ayo kita perangi!

Advertisement