LOMBOK – Ada nuansa yang berbeda saat kurban di Lombok tahun ini. Bukan sekedar menyembelih hewan kurban, namun ada rasa haru dan senyum kebahagiaan dari wajah warga korban gempa.
Senyum kebahagiaan itu salah satunya juga dipicu oleh kehadiran public figure asal Aceh yang kondang di dunia kuliner, yakni Benu Buloe. Benu mengaku terpanggil rasa kemanusiaannya untuk terjun membantu pemotongan hewan kurban di Lombok.
Selain membuat warga tersenyum, kehadirannya pun menjadi sebuah semangat dan penghibur bagi warga Lombok yang kini tengah mengungsi.
“Tahun lalu, saya pun merayakan idul adha di Sembalun, bersama Dompet Dhuafa dan melakukan kegiatan yang hampir sama seperti tahun ini. Bedanya, kali ini saya di Lombok Utara dan dengan panggilan kemanusiaan, dalam situasi bencana. Saya juga ikut patungan sapi bersama teman-teman,” Ujar Benu (8/8).
Di Lombok Benu tak hanya membantu warga Lombok memotong hewan kurban tetapi juga ikut mendistribusikan dan memasak daging kurban untuk dihidangkan bersama di posko pengungsian Dusun Embar-Embar dan Dusun Batu Gembung, Kecamatan Gangga.
“Sejenak kami seperti lupa bahwa sudah mengungsi selama tiga minggu dan masih di tengah keadaan bencana. Alhamdulillah, sebuah berkah karena hari ini warga dapat membaur menikmati momen lebaran kurban bersama,” ungkap Ramli, Kepala Dusun Embar-embar.
Bersama Benu Buloe, Dompet Dhuafa melaksanakan pemotongan kurban lima ekor sapi dan didistribusikan kepada 190 KK penerima manfaat di Dusun Embar-Embar dan 150 KK di Dusun Batu Gembung sebanyak 150 KK.





