MOSCOW (KBK) – Rusia menghadapi serangan awal dari Flu Babi, demikian pernyataan dari Research Institute of Influenza Rusia.
“Sudah terjadi pertumbuhan tinggi dari influenza dan penyakit akut lainnya, serta sejumlah besar penyakit virus yang menyebabkan kematian akibat influenza A (H1N1). Ini adalah gejala awalnya,” kata pernyataan dari badan.
Lembaga riset ini tidak memberikan jumlah sudah berapa kematian karena flu babi itu sejauh ini, sementara media lokal melaporkan sudah ada 15 korban jiwa yang tercatat di kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg.
“Kami memiliki informasi tentang 15 kematian, hampir semua dari mereka flu babi, awalnya mereka terdeteksi komplikasi pneumonia,” kata Tatyana Zasukhina, Wakil Ketua Komite Kesehatan St. Petersburg, seperti dikutip dari kantor berita Interfax.
Seperti diberitakan Xinhua, Kamis (28/1/2016), sejak akhir 2015, sudah banyak kasus flu babi yang ditemukan di 49 wilayah Rusia, termasuk Kaliningrad barat.





