Tiga Hari Dikepung Banjir, Ribuan Warga di Pasaman Sangat Butuh Bantuan

ilustrasi

PASAMAN – Ribuan masyarakat terdampak banjir di  Kecamatan Rao dan Rao Selatan, Pasaman membutuuhkan bantuan segera.

Korban banjir di Nagari Lubuk Layang, dan beberapa daerah lainnya di Kecamatan Rao Selatan mengeluhkan kesusahan yang harus mereka rasakan setelah dikepung banjir selama tiga hari ini.

“Sudah tiga hari kami diterjang banjir pak. Belum ada bantuan oleh pemerintah. Jangankan bantuan, batang hidung pemimpin di Pasaman saja tak terlihat,” kata Marni (38) salah seorang warga Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao Selatan.

Saat ini khusus di Nagari Lubuak Layang, warga membutuhkan bantuan beras hingga lauk pauk.

“Hingga saat ini warga terdampak banjir berada di 8 kejorongan yang ada di Lubuk Layang belum mendapat bantuan. BPBD Pasaman juga belum ada turun ke kantor Nagari Lubuk Layang,” kata Walinagari Lubuk Layang, Ermin.

Menurut Ermin, di nagari yang ia pimpin, terdapat 590 unit rumah yang terendam banjir. Penduduknya mencapai 2.000 jiwa.

“Banjir melanda di saat kami lengah. Tengah tidur pulas pada Selasa (9/10) malam penduduk dikejutkan dengan banjir. Beras dan padi serta sembako akhirnya tak terselamatkan,” kata Ermin.

“Kita sangat berharap bantuan beras dan lauk pauk atau makanan ringan untuk korban banjir. Saat ini mereka makan seadanya saja, selain itu aktifitas masyarakat juga terhenti,” tandasnya, dilansir laman Harian Singgalang.

Advertisement