GAZA – Pasukan angkatan laut IsraelĀ menahan dua nelayan Palestina di lepas pantai Jalur Gaza yang diblokade, pada Sabtu (20/10/2018).
Kedua nelayan itu diidentifikasi sebagai Karim dan Mohamed Abu Hassan, yang ditangkap tiga mil jauhnya dari pantai kota utara Beit Lahia
Persatuan Komite Kerja Pertanian, sebuah LSM, mengatakan pasukan Israel menyita kapal dan peralatan memancing mereka.
Dalam pernyataan lain, sebagaimana dilansir MEMO, serikat mengatakan kedua nelayan itu kemudian dibebaskan oleh pasukan Israel.
Setelah serangan militer 2014 yang menghancurkan Israel di Jalur Gaza yang dikelola Hamas (yang menewaskan lebih dari 2.150 orang Palestina), Israel mulai mengizinkan para nelayan Palestina untuk melakukan perdagangan hingga enam mil laut di lepas pantai (dibandingkan dengan tiga sebelumnya).
Pada bulan Mei tahun ini, Israel meningkatkanĀ menjadi sembilan mil laut.
Satu bulan kemudian, Israel menguranginya lagi menjadi hanya tiga mil laut sebagai tanggapan atas peluncuran layang-layang dan balon pembakar ke Israel oleh aktivis Palestina di Gaza.
Serangan layang-layangĀ atau balon datang sebagai bagian dari aksi damai Palestina yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel untuk memprotes blokade 12-tahun Israel di daerah kantong pantai.





