SURIA – Rezim Bashar al-Assad di Suriah dan kelompok teror yang didukung Iran melanggar perjanjian Sochi dengan menyerang warga sipil di zona eskalasi es Idlib pada hari Jumat (26/10/2018).
White Helmet mengatakan tujuh warga sipil, tiga di antaranya anak-anak, tewas oleh serangan roket oleh rezim dan kelompok-kelompok teror yang menargetkan desa Raffa di zona eskalasi es Idlib yang melanggar perjanjian Sochi 17 September antara Turki dan Rusia.
Mustafa Haj Yusuf, kepala lokal dari White Helmets di Idlib, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa 10 warga sipil juga terluka dalam serangan itu.
Dalam 10 hari terakhir, pasukan rezim juga melakukan serangan terhadap wilayah yang dikuasai oposisi.
Setelah pertemuan 17 September di Sochi antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, kedua belah pihak sepakat untuk membentuk zona demiliterisasi, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang di provinsi Idlib Suriah.
Menurut ketentuan kesepakatan, kelompok-kelompok oposisi di Idlib akan tetap berada di wilayah di mana mereka sudah hadir, sementara Rusia dan Turki akan melakukan patroli bersama di daerah itu dengan maksud mencegah kembalinya pertempuran.
Suriah baru saja mulai muncul dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tak terduga.





