BMKG: Warga Jabar Waspada Hujan dan Angin Kencang

Ilustrasi Hujan es dan angin kencang di Sukabumi Rabu (4/4/2018) tumbangkan belasan pohon/ Radar Sukabumi

BANDUNG – Warga di Jawa Barat diminta waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang pada periode musim hujan 2018/2019.

Peneliti Cuaca dan Iklim BMKG Provinsi Jawa Barat Muhamad Iid Mujtahiddin mengungkapkan musim penghujan secara umum terjadi di bulan Oktober dan November.

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir terjadi gangguan cuaca skala pendek yaitu adanya siklon tropis Gaja di teluk Benggala, siklom tropis bouchra di Samudera Hindia.

Gangguan tersebut mengakibatkan dalam beberapa hari terakhir ada penurunan curah hujan. Karena massa udara berpindah ke wilayah yanga ada gangguan siklon tropis tersebut.

Meskipun demikian, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi jika didukung oleh kondisi kelembapan yang cukup. Selain itu, adanya pemanasan lokal yang cukup kuat sehingga terbentuk awan cumulonimbus yang bisa menjulang hingga di atas 10 km di atas permukaan laut.

“Kejadian di Padalarang (angin puting beliung) karena adanya pembentukan awan Cumulonimbus yang cukup kuat dalam skala yang lokal sehingga cuaca yang terjadi berupa hujan lebat disertai angin kencang ataupun angin puting beliung,” katanya, Rabu (21/11/2018), dikutip Republika.co.id.

 

 

Advertisement