KAIRO – Mesir dan Arab Saudi telah bersama-sama mengumumkan bahwa blokade terhadap Qatar akan dilanjutkan dan tetap berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Kedua negara pada Selasa menegaskan kembali penolakan mereka untuk “membuat konsesi” terhadap Doha, yang telah menghadapi sanksi dari empat negara Arab selama lebih dari setahun.
Aljazeer melansir, pengumuman itu dibuat setelah pertemuan di Kairo antara Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, yang terakhir mengunjungi ibukota Mesir pada Selasa (27/11/2018) sebagai bagian dari tur regional.
Diketahui empat negara menuduh Doha mendukung terorisme dan melarang gerakan politik oposisi, seperti Ikhwanul Muslimin. Namun Qatar telah membantah tuduhan tersebut.
Tak lama setelah memutuskan hubungan dengan negara, Arab saudi cs mengeluarkan daftar tuntutan untuk Qatar, yang harus dipatuhi untuk menormalkan hubungan.
Daftar tersebut termasuk tuntutan untuk menutup jaringan media Al Jazeera, mengusir pasukan Turki dari negara itu, memutuskan hubungan dengan Iran, dan membuat pembayaran reparasi kepada negara-negara bagian.
Tuntutan tersebut ditolak oleh Qatar, karena dianggap melanggar kedaulatannya.





