YERUSALEM – Kementerian Informasi Palestina mengatakan Israel melakukan setidaknya 811 pelanggaran terhadap jurnalis di Palestina tahun ini.
Kementerian mengatakan dalam laporan tentang pelanggaran Israel terhadap kebebasan pers pada Minggu (2/12/2018) bahwa pasukan Israel melakukan pelanggaran terhadap wartawan 282 kali di Gaza, dan 529 kali di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur.
Dua wartawan tewas saat bertugas di Jalur Gaza oleh pasukan Israel.
Laporan juga mengatakan bahwa total 345 wartawan terkena serangan fisik, sementara 162 lainnya muncul di pengadilan.
Sebanyak 54 lembaga pers ditutup tahun ini, sementara 100 wartawan dicegah oleh pihak berwenang Israel dari melakukan pekerjaan mereka.
Laporan itu juga mengingatkan serangan 12 November terhadap markas TV Al-Aqsa yang dikelola Hamas di Gaza, yang dihancurkan oleh pesawat jet Israel, demikian dilansir Anadolu.




