BALI – Setelah hampir delapan jam pencarian, tim SAR Denpasar bersama petugas gabungan mengevakuasi lima korban tanah longsor, empat diantaranya tewas, di Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.
Kepala Seksi Operasi SAR Denpasar Ida Bagus Surya Wirawan mengatakan jasad Nyoman Adi Anggara Palguna (2) menjadi korban terakhir yang diangkat dari reruntuhan rumah sekitar pukul 13.30 Wita, setelah sang ibu Lintang Ayu Widimerti (32), Made Adin Aditya Palguna (4), dan Putu Deta (6) yang telah lebih dahulu dievakuasi, sedangkan sang ayah Made Oktara Dwi Palguna (30) berhasil selamat meski mengalami sejumlah luka di wajah dan beberapa bagian tubuhnya.
Para korban satu per satu dikeluarkan dari timbunan bangunan dan diangkat dari jurang berkedalaman sekitar 10 meter.
Jasad korban tewas kemudian satu per satu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan ambulance untuk tindakan lebih lanjut.
Diketahui rumah satu keluarga itu berada paling belakang di Gang Taman Beji IV, Jalan Pratu Made Rambug, Banjar (Dusun) Sasih, Batubulan, Gianyar.
Tepat di bawah rumah korban mengalir sungai yang saat itu memiliki arus deras karena debit air yang tinggi setelah sebagian wilayah Bali diguyur hujan lebat pada Jumat (7/12/2018) malam hingga Sabtu dini hari.
Diduga, karena berada di tebing ditambah kontur tanah yang labil setelah hujan lebat, menyebabkan rumah korban seketika amblas dan menimbun para korban yang saat itu berada di dalam rumah sekitar pukul 05.30 Wita, demikian dilansir Antara.





