Kuil Kuno di Perut Bukit Situs Gunung Padang Mulai Terkuak

JAKARTA – Dugaan atas keberadaan struktur raksasa di bawah Situs Megalitikum Gunung Padang mulai terkuak. Danny Hilman Natawidjaja, pemimpin proyek penelitian Gunung Padang dalam forum tahunan American Geophysical Union (AGU) 2018 di Washington, D.C., Amerika Serikat mengatakan ada beberapa bagian situs yang tidak terkubu dan tampak berbeda dengan batuan yang ada di sekitar situs.

Danny berujar bentuk bukit yang tidak biasa juga membuat Gunung Padang tampak berbeda dengan lingkungan sekitar.

“Dia tidak mirip dengan topografi di sekitarnya, yang tampak telah banyak mengalami erosi. Bukit tampak masih sangat muda dan terlihat seperti buatan bagi kami,” jelas Danny.

Danny dan timnya menggunakan banyak teknik, seperti tomografi sinar x dan survei radar penembus tanah, untuk mengintip keberadaan ruangan yang diduga kuil kuno. Dari hasil penelitian ini, tim peneliti berhasil menemukan beberapa lapisan dari sebuah struktur yang cukup besar. Luasnya sekitar 150 ribu meter persegi dan telah ditutupi tanah selama ribuan tahun. Tiap lapisan tanah menunjukkan periode waktu yang berbeda.

Di bagian puncak lapisan teratas ada beberapa pilar yang terbuat dari batuan basal. Selain itu ada juga beberapa kolom batu yang diatur membentuk tembok, jalan, dan ruangan. Tim peneliti mengestimasi lapisan tersebut berusia antara 3.000 hingga 3.500 tahun.

Di bawah permukaan, di kedalaman sekitar tiga meter ada lapisan kedua dari kolom batu serupa yang diduga berusia antara 7.500 hingga 8.300 tahun. Kemudian ada lapisan ketiga yang berada di kedalaman 15 meter di bawah permukaan yang berusia lebih dari 9.000 tahun. Survei yang dilakukan tim peneliti juga mendeteksi beberapa ruangan di bawah tanah.

Advertisement