Penyebab Longsor Cisolok Menurut PVMBG

Ilustrasi bencana longsor di Cisolok, Sukabumi/ Merdeka.com

SUKABUMI – Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kasbani memperkirakan longsor di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi akibat pergerakan tanah.

Dia mengatakan bahwa morfologi daerah bencana itu merupakan perbukitan dengan kemiringan lereng terjal-sangat terjal. Lokasi bencana berada di ketinggian lebih dari 650-800 meter di atas permukaan laut dan di sebelahnya terdapat alur sungai kecil.

Kasbani menyebut, berdasarkan Peta Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Desember 2018, daerah bencana sebagian besar masuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah-Tinggi.

“Artinya, di daerah ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama di daerah yang berbatasan dengan lembah, sungai, tebing, jalan atau jika lereng mengalami gangguan dan gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” katanya, dilansir PR.

Sementara itu, faktor penyebab terjadinya gerakan tanah diperkirakan karena hujan dengan intensitas tinggi sebelum kejadian gerakan tanah, kemiringan lereng yang terjal, dan material penyusun lereng yang bersifat poros dan mudah menyerap air.

 

Advertisement