SUKABUMI – Tandi (37) menjadi salah satu korban longsor Kampung Cimapag Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang harus kehilangan keluarganya sebanyak 14 orang.
Diantara 14 orang keluarganya yang meninggal tersebut, termasuk istri tercinta, Yami (26). Sementara Tandi sendiri merasa mendapat keajaiban bisa selamat dari maut pada Senin (31/12/2018) sore.
Kala itu Tandi tertimpa dinding rumah yang terbuat dari bilik kayu namun berhasil diselamatkan oleh saudara kandungnya setelah 40 menit tertimbun reruntuhan rumah.
Tandi menuturkan, istrinya yang tengah berlari menyelamatkan diri ditemukan meninggal dunia satu hari setelah bencana terjadi.
Dari 14 orang anggota keluarganya yang meninggal dan sebagian belum ditemukan. Kini, masih ada empat anggota keluarga lainnya yang selamat dan ada yang dirawat di rumah sakit.
Diakui Tandi, sebagaimana dilansir Republika.co.id, di kampung yang hancur dilanda longsor ini ada lima rumah yang berdampingan dan masih satu keluarga. Pada saat kejadian mayoritas anggota keluarga sedang berada di rumah.
Tandi kini hanya bisa pasrah menerima keadaan banyak anggota keluarganya yang meninggal akibat bencana. Dalam kondisi luka pada bagian tangan dan kaki Tandi berharap anggota keluarganya yang tertimbun bisa segera ditemukan.





