CIANJUR– Untuk mengantisipasi datangnya longsor susulan di jalur Cianjur-Puncak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Cianjur.
Sebelumnya longsor terjadi di Jalan Raya Cipanas Desa Cibereum, Minggu (7/2/2016) malam tepatnya pukul 21.00 Wib. Longsor tersebut menutup jalan sepanjang 7 meter. Longsor tersebut disebabkan air yang meluber dari saluran, sehingga mengikis tanah dan membuat tebing setinggi 5 meter longsor serta menutup seperempat badan jalan.
“Untuk titik lainnya ada di Kecamatan Cipanas, salah satunya di wilayah Ciloto,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman kepada Cianjur Ekspres (9/2/2016). Asep menambahkan terdapat lima titik rawan longsor laiinya, yaitu di jalur Cianjur hingga Puncak, di antaranya di Desa Cijedil dan Desa Cibeureum Kecamatan Cugenang.
Dikatakan Asep, longsor terjadi lantaran minimnya pohon besar dengan akar yang kuat di tebing penyangga atau pinggir jalur tersebut. Sehingga apabila terjadi hujan besar, tanah mudah untuk terkikis dan amblas.
Oleh karena itu Asep mengatakan saat ini perlu untuk digencarkan menanam pohon dengan akar tunggal yang lebih kuat mengikat tanah ketimbang pohon yang saat ini ditanam oleh warga.
“Meskipun banyak dari lahan tersebut sudah milik pribadi, tapi kami akan mengupayakan supaya Dishutbun bisa mengajak warga untuk menanam pohon dengan akar yang kuat di sepanjang jalu Cianjur-Puncak,” pungkasnya.
Asep menambahkan pihaknya juga perlu berkoordinasi dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kabupaten Cianjur untuk memperbaiki saluran irigasi yang ada di wilayah tersebut.
“Makanya harus segera dirapatkan supaya bencana longsor ini tidak terus terjadi. Kami juga telah berkoordinasi dengan Binamarga Provinsi untuk mengantisipasi longsoran di Jalur Puncak, tapi dari kabupaten juga harus ada solusinya, terutama dari dinas terkait. Kami sifatnya hanya melaporkan, tindak lanjut harus oleh intansi yang memang tupoksinya,” tambah Asep.





