GAZA – Pasukan Israel telah menyerang protes anti-pendudukan di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza yang terkepung dan wilayah-wilayah pendudukan, membuatĀ 23 warga Palestina terluka.
Ashraf al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan pasukan Israel menggunakan tembakan dan gas air mata terhadap para demonstran di sebelah timur kantong pantai pada hari Jumat (4/1/2019).
Menurut laporan itu, 14 demonstran terluka dalam bentrokan itu selain tujuh petugas medis dan seorang jurnalis.
Para demonstranĀ Palestina menuntut hak untuk kembali bagi mereka yang diusir dari tanah air mereka.
Lebih dari 240 warga Palestina sejauh ini telah tewas dan lebih dari 20.000 lainnya terluka dalam bentrokan baru di Gaza, menurut angka terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza.
Gaza telah dikepung Israel sejak Juni 2007, menyebabkan penurunan standar hidup serta pengangguran dan kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya.





