MALAYSIA – Raja Malaysia telah meminta turun tahta dan menjadi sejarah pertama bagi negara mayoritas Muslim tersebut setelah kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada tahun 1957.
“Yang Mulia memberi tahu rakyat Malaysia agar terus bersatu untuk menjaga persatuan, toleransi, dan bekerja bersama,” kata pernyataan dari Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan, Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz, Ahad (6/1/2019).
Pernyataan tersebut tidak menyebut alasan terkait keputusan Raja berusia 49 tahun itu.
Namun permintaan lengsernya Sultan Muhammad V ini menyusul spekulasi berbulan-bulan setelah dia mengambil cuti sakit pada awal November, di tengah desas-desus bahwa dia telah menikah dengan seorang mantan ratu kecantikan Rusia, sebagaimana dilansir VOA, Senin (7/1/2019).
Sembilan penguasa turun temurun di negara itu secara bergantian menjadi raja selama lima tahun. Sultan Muhammad V dari Kelantan, salah satu yang termuda, diangkat sebagai raja pada bulan Desember 2016.





