YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih mengimbau tidak ada aktivitas pendakian di lereng Gunung Merapi terkait statusnya di Level II atau Waspada.
“Radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi,” demikian imbauan BPPTKG, diikutip dari Antara, Rabu (16/1/2019).
Berdasarkan pemantauan pada Rabu pagi menyatakan, cuaca berkabut menyelimuti Gunung Merapi yang hingga saat ini masih berstatus waspada. Cuaca juga mendung dan gerimis.
Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang terakhir dirilis BPPTKG, volume kubah lava mencapai 439.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.400 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.
Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.
Sebelumnya BPPTKG mencatat dua kali guguran lava pijar Gunung Merapi yang meluncur ke hulu Kali Gendol, Selasa (15/1/2019). Lava pijar gugur dengan jarak luncur 300 hingga 500 meter ke hulu Kali Gendol.





