JEPARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara mengatakan pada Rabu (16/1/2019), tanah longsor terjadi di tujuh Desa di Jepara, Jawa Tengah.
Ketujuh desa tersebut diantaranya DesaSumanding, Desa Dudakawu, Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Desa Kunir, Desa Damarwulan, Desa Tempur, Kecamatan Keling; Desa Papasan, Kecamatan Bangsri.
Kepala BPBD Jepara Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan selain bencana tanah longsor, pihaknya mencatat ada juga bencana banjir yang terjadi di dua desa, yaitu Desa Tubanan, Kecamatan kembang dan Desa Sumberejo, Kecamatan Donorojo.
“Banjir selain merendam permukiman juga merendam area lahan sawah. Ada juga tanggul jebol di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo,” katanya, dikutip Tribun Jateng.
Selain material longsoran menimpa rumah penduduk, juga memutus akses jalan desa.
“Material longsor sampai saat ini masih berupaya kami bersihkan. Sementara warga yang terdampak longsor masih mengungsi,” katanya.
Selanjutnya, untuk longsor yang terjadi di Desa Tempur penanganan tanah longsor dilakukan oleh warga setempat.
Arwin mengatakan, dari peristiwa yang terjadi, sebagai instansi yang bertanggung jawab atas bencana langkah awal yang pihaknya lakukan yaitu asesmen atau mengumpulkan data atau informasi terkait bencana yang terjadi.
Pihaknya juga melakukan droping bantuan logistik dasar, setidaknya mencukupi untuk kebutuhan pangan selama tiga hari ke depan.





